myspace codes
Click here for Myspace glitter graphics and Myspace layouts

Selasa, 05 Oktober 2010

Mengembalikan Folder Yang Hilang Karena Virus


Komputer teman saya kemarin terinfeksi virus dari FlashDisk miliknya, setelah di scan menggunakan antivirus, virus itu berhasil dibersihkan, tetapi ketika komputer di restart ada beberapa folder di komputer yang hilang. Begitu juga dengan Flashdisk yang terkena virus, setelah di scan menggunakan antivirus, Flashdisk tersebut berhasil dibersihkan dari virus. Tetapi ketika Flasdisk tersebut coba dibuka di komputer ternyata banyak folder yang hilang, beberapa cara coba dilakukan untuk mencari Folder tersebut. Sudah coba dicari pada Properties, Folder Options, View, Show Hidden Files and Folders tetap saja tidak bisa memunculkan file dan folder yang hilang tersebut.

Dari dua persoalan tersebut dapat disimpulkan bahwa komputer tempat kita bekerja terserang virus yang berekstensikan .scr. Cara kerja virus ini sangat sederhana yaitu merubah setiap folder yang ada di komputer atau flashdisk menjadi file applikasi dengan kapasitas yang digandakan menjadi 32 Kb (tertulis disaat kita membuka). dan ketika coba di bersihkan menggunakan antivirus dari salah satu vendor, virus tersebut bisa di hilangkan tetapi effect yang ditimbulkan dari scanning tadi adalah folder-folder yang terserang virus ini menjadi hilang.

Sebenarnya folder tersebut tidak hilang namun disembunyikan saja. Dan folder yang hilang tersebut dapat kita kembalikan dengan menggukan perintah attrib pada command prompt. Cara sangat sederhana sekali namun sebelum mengupas bagaimana mengembalikan Folder yang hilang tersebut akan kita kupas sedikit tentang attribute ini.

Untuk melihat Properties attribute dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :

1. Melalui Windows Prompt

Caranya adalah klik kanan pada Folder dimana folder tersebut di simpan (drive C,D dll)



2.Melalui Command Prompt

Command attribute bekerja pada DOS command prompt, memiliki beberapa fungsi salah satunya adalah untuk menset attribute dari suatu file apakah file tersebut akan diberi attribute :
- read-only file attribute
- Archive file attribute
- System File Attibut
- Hidden File Attribut

Untuk mengembalikan Folder yang hilang tersebut menggunakan cara yang kedua yaitu melalui command prompt.

Adapun tahapannya adalah sebagai berikut :

1.Klik Start

2.Klik Run, maka akan muncul jendela seperti di bawah ini dan ketikkan kata cmd



3. Maka akan muncul tampilan seperti ini



4. Nah inilah bagian yang terpenting dari pembahasan kita kali ini, pada command prompt ini kita ketikkan attrib /? Untuk mengetahui beberapa perintah pada properties attribute melalui command prompt.



5. Selanjutnya pada pompt tersebut akan muncul sederatan kalimat yang menjelaskan
tentang attribute seperti :
- tanda (+) untuk sets an attribute
- tanda (– ) untuk Clears an attribute
- huruf R untuk read-only file attributes
- huruf A untuk Archive file attribute
- huruf S untuk System file attribute
- huruf H untuk Hidden file attribute
- /S untuk proses penyamaan file di dalam folder sebelumnya dan semua subfolder
yang ada di komputer
- /D untuk proses yang akan dilakukan terhadap folder itu sendiri

6. Kembali kepada Folder yang hilang tersebut maka perintah yang kita ketikkan pada
command prompt ini adalah : (ketikkan perintah ini pada Drive C:\> atau D:\> atau dimana ada Folder yang hilang).

6. Kembali kepada Folder yang hilang tersebut maka perintah yang kita ketikkan pada
command prompt ini adalah : (ketikkan perintah ini pada Drive C:\> atau D:\> atau dimana ada Folder yang hilang).
attrib –s –h *.* /S /D

7. Selanjutnya refresh komputer atau semua drive yang ada di komputer kita, maka hasilnya adalah folder yang hilang tersebut muncul kembali.

5 Aplikasi Pengukur Kecepatan USB Flash Disk

Bagi konsumen mendapatkan produk yang memiliki kinerja maksimal dengan harga yang pantas atau kalau bisa semurah mungkin menjadi hal yang sangat menyenangkan. Begitupun saat membeli salah satu produk elektronik yang satu ini, yaitu flash disk.

Setidaknya setiap kali ada pameran komputer digelar, barang mungil ini selalu habis terjual. Harga yang sangat murah mungkin jadi alasan kuat, tapi apakah hanya sekedar murah saja? Dalam memilih Flash disk yang akan dibeli bisa muncul beberapa kriteria yang dijadikan pertimbangan, semisal kapasitas, harga, merek, penampilan, fitur keamanan dan kecepatan. Jika alasan terakhir menjadi salah satu yang Anda jadikan patokan sebelum membeli Flash Disk sepertinya akan sulit, kecuali Anda sudah siap dengan pilihan yang butuh biaya lebih besar.

Kebanyakan Flash Disk sekarang ini sudah menggunakan tipe konektor USB 2.0 yang dikeluarkan pertama kali di bulan April 2000, dimana pada versi ini kecepatan maksimum tranfer datanya adalah 480 Mbps / 60 MBps yang disebut juga sebagai Hi-Speed USB. Dibandingkan dengan USB 1.1 yang maksimum hanya 12 Mbps, berarti kecepatannya unggul sampai 40 kali lipat. Sebelumnya kecepatan awal USB 2.0 adalah 240 Mbps, namun kemudian pada Oktober 1999 oleh grup promotor USB kecepatannya ditingkatkan. Tapi pada praktek di lapangan kecepatan tersebut sulit sekali untuk dicapai, efektifnya hanya bisa sampai 320 Mbps/ 40 MBps.

Spesifikasi kecepatan flash disk yang tertera bisa jadi tidak akurat. Untuk menghilangkan rasa penasaran Anda terhadap kecepatan USB Flash Disk yang Anda beli bisa dengan memakai salah satu dari lima aplikasi gratis berikut ini yang tidak hanya melakukan pengecekan kecepatan (tulis dan baca), tapi juga dapat mengecek hal lain berkaitan dengan Flash Disk. Siapa tahu Anda beruntung bisa mendapatkan produk USB flash disk murah meriah namun berkinerja maksimal.

Cara Menganalisa Suatu Virus

Virus-virus yang tersebar di internet semakin hari bertambah banyak sehingga banyak perusahaan-perusahaan penyedia antivirus seperti kaspersky, McAffe, Norton dan sebagainya berlomba-lomba membuat antivirus yang sangat ampuh.
Pembuatan suatu antivirus sendiri tentunya tidak bisa lepas dari pengenalan virus itu sendiri. Kita harus menganalisa cara kerjanya, apa saja yang mampu di perbuat oleh virus itu, apa saja yang diinfeksi dan sebagainya.
Untuk melakukan analisa suatu virus biasanya membutuhkan tool-tool yang dapat menganaliasa suatu virus secara mendetail dan cepat.
Berikut terdapat beberapa tools yang dapat anda gunakan untuk menganalisa suatu virus.

1. Malcode Analysis Pack
(http://labs.idefense.com/software/download/?downloadID=8)
Tool ini terdiri dari bermacam-macam aplikasi yang dapat membantu anda menganalisa suatu malcode.
Contohnya seperti ShellExt, socketTool, fakeDNS, Sheilcode2Exe dan sebagainya.

2. Autorun For Windows
(http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb963902.aspx)
Aplikasi ini digunakan untuk mengetahui lokasi auto-starting dari startup monitor yang berada di windows.
Aplikasi ini akan menunjukkan program yang berjalan saat sistem melakukan bootup atau login.

3. RegMon for Windows
(http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896652.aspx)
Tool ini bisa menampilkan aplikasi mana saja yang sedang melakukan akses registry pada sistem anda.
Semua akan ditampilkan secara real-time

4. FileMon for Windows
(http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896642.aspx)
Tool ini akan menampilkan system activity dari sebuah file dalam operating system secara real-time.

5. Multipot (http://labs.idefense.com/software/download/?downloadID=9)
Aplikasi ini di desain untuk mengumpulkan malicious code yang banyak terdapat di internet.

6. Process Explorer for Windows
(http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx)
Tool ini mengetahui informasi mengenai handles dal DLLs proses yang sedang terbuka.
Aplikasi ini akan menunjukkan list dari proses yang sedang aktif saat itu.

7. Resource Hacker (http://www.angusj.com/resourcehacker/)
Tool yang bisa digunakan untuk mengubah resource pada win32 executables serta resource file yang lain.


8. Rootkit Unhooker (http://www.antirootkit.com/software/RootKit-Unhooker.htm)
Aplikasi untuk mendateksi rootkit.
Beberapa fitur yang ditawarkan antara lain Ultimate Drivers Detection, Hidden File Detection dan sebagainya.

9. SysAnalyzer (http://labs.idefense.com/software/download/?downloadID=15)
Tool ini mampu menganalisa malcode run time secara otomatis untuk memonitor apa yang sedang dilakukan oleh sistem dan proses yang sedang berjalan.

10. PE iDentifier (http://www.peid.info/)
Aplikasi ini digunakan untuk mendeteksi packers,cryptors.
Tool ini mampu mendeteks lebih dari 600 signatures yang berbeda dari PE file.

11. VB Decompiler Lite (http://www.vb-decompiler.org/download.htm)
Sebuah program decompiler untuk program yang berextensi EXE, DLL dan OCX.

12. MiTec EXE Explorer (http://www.mitec.cz/exe.html)
Tool ini diciptakan sebagai executable reader.
Aplikasi ini mampu membaca dan menampilkan executable file properties dan struktur dari sebuah file yang dianalisis.

Mengenal Proxy Server dan Fungsinya

www.novanprihasa.tk

www.novanprihasa.tk

Kata Proxy berasal dari bahasa Latin proximus, yang berarti dekat. Proxy server adalah sebuah server yang membantu kita untuk mempertahankan privasi kita dalam mengakses Internet. Saat kita mengakses Internet menggunakan proxy, web page yang kita kunjungi tidak akan dapat melihat kita. Web page tersebut hanya akan melihat proxy yang kita gunakan saja. Proxy server beroperasi sebagai berikut.


Client tersambung dengan proxy server, dan meminta layanan tertentu seperti file, koneksi, akses web page ataupun lainnya. Proxy server kemudian mengevaluasi permintaan layanan tersebut sesuai dengan aturan filter nya.


Sebagai contoh, proxy server dapat menyaring traffic berdasarkan IP address atau protocol. Jika permintaan tersebut divalidasi oleh filternya, maka proxy akan menyediakan apa yang diminta dengan menyambungkan ke server yang diminta dan meminta layanan dari server tersebut untuk client nya.


Proxy server dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan antara lain:


  • Untuk menyembunyikan server tertentu dari publik demi keamanan
  • Untuk mempercepat akses ke resources yang diperlukan
  • Untuk membuka situs-situs yang diblokir ditempat-tempat seperti sekolah, kantor, dan sebagainya.
  • Untuk melewati kontrol keamanan/parental
  • Untuk melindungi identitas saat sedang online


Proxy server yang melanjutkan permintaan dan jawaban tanpa modifikasi biasanya disebut dengan gateway atau tunneling proxy. Sebuah proxy server dapat ditaruh di komputer client, atau di beberapa lokasi diantara client dan server-server yang dituju.


Reverse proxy adalah sebuah proxy yang digunakan sebagai front-end, dengan maksud untuk mengontrol dan melindungi akses ke sebuah server atau private network. Biasanya reverse proxy melakukan hal-hal seperti load-balancing, authentication, decryption, atau caching.


www.novanprihasa.tk

www.novanprihasa.tk


Mengenal Virus Trojan


Apakah Trojan itu??

- Sebuah program ilegal (unauthorized) yang ada di dalam program yang dipercaya (legitimate). Program ilegal ini menjalankan suatu aktivitas yang rahasia yang tidak diinginkan oleh user.

- Sebuah program yang dipercaya (legitimate) yang telah diubah dan ditambah kode ilegal (unauthorized) didalamnya, kode ini menjalankan suatu fungsi yang rahasia dan tidak diinginkan oleh user.

- Semua program yang menjalankan fungsi yang semestinya, tapi karena ada suatu kode program didalamnya dan tidak diketahui oleh user, menjalankan suatu aktifitas yang tidak diinginkan oleh user.

Trojan bisa atau biasa juga disebut RAT's atau Remote Administration Tools. Nama dari Trojan ini diambil dari mitologi Yunani kuno tentang perang antara pihak Yunani dan Troya. Karena tidak bisa menembus pertahanan pihak Troya, pihak Yunani memberikan hadiah berupa sebuah patung kuda kayu raksasa sebagai pengakuan kemenangan pihak Troya. Mereka menerima kuda raksasa itu dan kemudian membawanya pulang. Pada malam harinya, pasukan Yunani yang berada didalam kuda tersebut keluar dan mulai menyerang Troya.


Bagaimana Trojan bekerja??

Ketika korban menjalankan server ia akan membuka beberapa port yang spesifik dan menunggu untuk koneksi. Hal ini bisa menggunakan TCP atau UDP protokol. Ketika kita melakukan koneksi dengan alamat ip korban kita bisa melakukan apa saja karena server membiarkan kita melakukan fungsi yang ada pada Trojan dikomputer korban (setiap Trojan berbeda-beda dalam hal fasilitas yang ada). Beberapa Trojan restart setiap kali windows diload. Mereka memodifikasi win.ini atau system.ini agar Trojan bisa restart tapi beberapa Trojan baru menggunakan registry supaya mereka bisa restart. Trojan berkomunikasi seperti client dan server. Korban menjalankan server sedangkan penyerang mengirim perintah pada komputer yang terinfeksi dengan menggunakan client, dan server kemudian mengikuti apa yang diperintahkan oleh client.


Port-port Yang Umum Digunakan Oleh Trojan

Dibawah ini adalah daftar port yang biasa digunakan oleh Trojan :

Masters Paradise|30129 - NetMonitor 1.x|7301

Robo-Hack|5569 - NetMonitor 2.x|7306

NetMonitor|7300 - NetMonitor 3.x|7307

Portal of Doom|9872 - NetMonitor 4.x|7308

iNi-Killer|9989 - ICKiller|7789

DeepThroat|6670 - Remote Grab|7000

DeepThroat|6771 - Priority|6969

Firehotcker|5321 - GateCrasher|6969

Sockets de Troie 1.x|5001 - Blade Runner 2.x|5402

Sockets de Troie|5000 - Blade Runner 1.x|5401

ICQTrojan|4590 - Blade Runner|5400

Portal of Doom|3700 - WinCrash|4092

The Invasor|2140 - Phineas Phucker|2801

Bugs|2115 - Deep Throat|2140

Trojan Cow|2001 - Ripper|2023

VooDoo Doll|1245 - FTP99CMP|1492

Ultors Trojan|1234 - BackDoor|1999

Doly Trojan|1011 - Psyber Stream Server|1170

Shockrave|1981 - WebEx|1001

Shivka-Burka|1600 - SpySender|1807

Satanz Backdoor|666 - Silencer|1001

Portal of Doom 1.x|9873 - Senna Spy|11000

Portal of Doom 2.x|9874 - Progenic Trojan|11223

Portal of Doom 3.x|9875 - Hack?99 KeyLogger|12223

Portal of Doom 4.x|10067 - GabanBus|1245

Portal of Doom 5.x|10167 - NetBus|1245

Whack-a-mole|12361 - GirlFriend|21544

Whack-a-mole 1.x|12362 - Prosiak|22222

Priority|16969 - Prosiak|33333

Millennium|20001 - Evil FTP|23456

NetBus 2 Pro|20034 - Ugly FTP|23456

Delta|26274 - DeepBO|31338

Back Orifice|31337 - NetSpy DK|31339

Back Orifice|31338 - BOWhack|31666

BigGluck|34324 - Masters Paradise 2.x|40423

The Spy|40412 - Masters Paradise 3.x|40426

Masters Paradise|40421 - Sockets de Troie|50505

Masters Paradise 1.x|40422 - Fore|50766

Remote Windows Shutdown|53001 - Millenium |20000

Telecommando|61466 - Devil 1.03 |65000

Devil|65000 - NetMonitor| 7306

The tHing|6400 - Streaming Audio Trojan| 1170

NetBus 1.x|12346 - Socket23 |30303

NetBus Pro 20034 - Gatecrasher |6969

SubSeven|1243 - Telecommando | 61466

NetSphere|30100 - Gjamer |12076

Silencer |1001 - IcqTrojen| 4950

Priotrity |16969 - Wincrash2| 2583

Vodoo | 1245 - Netspy |1033

Wincrash | 5742 - ShockRave | 1981

Stealth Spy |555 - GirlFriend | 21554

Pass Ripper |2023 - Phase0 | 555

Attack FTP |666 - WhackJob | 23456

Fore, Schwindler| 50766 - Senna Spy Trojans| 11000

Tiny Telnet Server| 34324 - Kuang |30999

RemoteWindowsShutdown | 53001 - Hackers Paradise | 456

RoboHack |5569 - Doly Trojan | 1011

Silencer | 1001 - FTP99CMP | 1492

Striker | 2565 - Shiva Burka | 1600

TheSpy | 40412 - Indoctrination | 6939

Prosiak 0.47 | 22222 - Psyber Streaming Server | 1509

ProgenicTrojan | 11223 - WebEx |1001

PortalOfDoom | 9872 - Phineas | 2801

InIkiller | 9989 - UglyFtp | 23456

IcqTrojan | 4950 - Backdoor | 1999

BladeRunner | 5400 - TrojanCow | 2001

Remote Windows Shutdown | 53001 - iNi-Killer | 9989

BigGluck, | 34324 - ICQKiller | 7789

NetSpy DK | 31339 - Portal of Doom | 9875

Hack?99 KeyLogger | 12223 - Firehotcker | 5321

Master Paradise |40423 - BO jammerkillahV | 121

Membuat Antivirus di dalam FlashDisk

Flash disk merupakan sebuah removable media yang sangat bagus, karena disamping praktis alat ini juga sangat portable. Namun pasti disamping memiliki sisi baiknya, alat ini juga memiliki kekurangan. USB/UFD merupakan alat bagi virus dan kawan-kawannya untuk menyebarkan dirinya, karena jika kita mecolokkan USB ke sebuah PC yang sudah terinfeksi sebuah virus, maka dengan sendirinya virus tersebut akan menanamkan sebuah bibit virus ke dalam USB tersebut yang akan segera berjalan ketika pertama kali dicolokkan lagi ke komputer yang lain.
Pertama anda harus mempersiapkan antivirus yang akan teman-teman gunakan di dalam USB FlashDisk. Tapi diusahakan yang ukuran besar filenya kecil, supaya kinerja USB nya gak dipengaruhi, contohnya pcmav, ansav dan lain-lain.
Untuk pembuatannya ikuti langkah-langakh berikut:
1.Buka Notepad dan ketikkan listing berikut:
[AutoRun]
open=namaantivirus.exe
shellexecute=namaantivirus.exe
shell\Scan pakai alit antivirus!!!\command=namaantivirus.exe
shell=Scan pakai alit antivirus!!!
2.Save dengan nama “autorun.inf”(gak pake tanda kutip) di flashdisk kita. sekarang tinggal kita copy aja antivirus yang mau kita masukin ke FlashDisk..!!! Tapi perlu di ingat kalau di copy jangan di dalam folder, langsung di root FlashDisk saja OK. Selesai.!!
Kalo mau scan virus tinggal double click saja drive flashdisk kita!! kalo kita klik kanan drive flashdisk nya bakalan ada tambahan kata di atas kata AUTOPLAY.

Memperbaiki File .exe yang rusak akibat Virus

Artikel komputer kali ini membahas seputar Virus komputer dan akibat yang di buatnya.Virus komputer merupakan momok (hantu/setan) yang menakutkan bagi setiap pengguna komputer (PC/Notebook/Laptop). Bagaiaman tidak demikian.. beberapa hari yang lalu teman saya kebingungan karena komputer miliknya tiba-tiba crash, semua file tipe .exe (program aplikasi) tidak bisa dieksekusi (dibuka). Lalu dia minta tolong pada saya untuk mengatasi permasalahan yang terjadi.


Saya kemudian coba membantunya dengan melakukan scan virus menggunakan antivirus yang terbaru (update). Ketika program di buka malah yang muncul "open with" dan jika di klik kanan muncul popup menu "Run As". Kemudian saya mencoba melakukan recovery system dan ternyata juga tidak berhasil, itu artinya semua software atau program aplikasi sudah tidak dapat dijalankan lagi (Pusing deh...).

Saya mencoba segala cara untuk mengatasi permasalahan tersebut, sampai sistem komputer kembali normal. Berikut langkah-langkah untuk perbaikan yang dilakukan :


A. Cek Pengaturan Daftar File Types :

1. Buka Windows Explorer ---> [ Tool Option ]

2. Pilih Tab [ File Types ] ---> New

3. Pada kotak File exstention isikan [ EXE ]

4. Klik tombol [Advance]

5. Pilih [ Aplication ], dan klik tombol [OK]




Jika tidak berhasil lakukan langkah berikut :


B. Perbaharui registri [ download ]
Cara ini dilakukan bila cara pertama tidak berhasil, pada langkah ini akan dilakukan pembaharuan registri yang berubah oleh virus dan semacamnya.
atau anda bisa langsung membuat sendiri Filenya, copy file dibawah ke notepad kemuadian Save AS dengan nama file [ fix.reg ] sesuaikan dengan wondows anda;


Windows XP

Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CLASSES_ROOT\.exe]
@="exefile"
"Content Type"="application/x-msdownload"

[HKEY_CLASSES_ROOT\.exe\PersistentHandler]
@="{098f2470-bae0-11cd-b579-08002b30bfeb}"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile]
@="Application"
"EditFlags"=hex:38,07,00,00
"TileInfo"="prop:FileDescription;Company;FileVersion"
"InfoTip"="prop:FileDescription;Company;FileVersion;Create;Size"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\DefaultIcon]
@="%1"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell]

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open]
"EditFlags"=hex:00,00,00,00

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\runas]

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\runas\command]
@="\"%1\" %*"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex]

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex\DropHandler]
@="{86C86720-42A0-1069-A2E8-08002B30309D}"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex\PropertySheetHandlers]

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex\PropertySheetHandlers\PEAnalyser]
@="{09A63660-16F9-11d0-B1DF-004F56001CA7}"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex\PropertySheetHandlers\PifProps]
@="{86F19A00-42A0-1069-A2E9-08002B30309D}"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex\PropertySheetHandlers\ShimLayer Property Page]
@="{513D916F-2A8E-4F51-AEAB-0CBC76FB1AF8}"

Atau Download Filenya [DISINI]


Windows 98

[HKEY_CLASSES_ROOT\.exe]
@="exefile"
"Content Type"="application/x-msdownload"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile]
@="Application"
"EditFlags"=hex:d8,07,00,00

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell]
@=""

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open]
@=""
"EditFlags"=hex:00,00,00,00

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex]

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex\PropertySheetHandlers]

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shellex\PropertySheetHandlers\{86F19A00-42A0-1069-A2E9-08002B30309D}]

@=""

[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\DefaultIcon]
@="%1"

Diberdayakan oleh Blogger.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More